Pengantar Psikologi

Posted: April 3, 2010 in Psikologi

1.1 Sejarah Singkat Psikologi
Sejak zaman filsuf-filsuf besar seperti Socrates (469-399 SM) telah berkembang filsafat mental yang membahas secara jelas persoalan “jiwaraga”. Rene Descartes (1596-1650) mengemukakan bahwa manusia memiliki dimensi jiwa dan raga yang tidak dapat dipisahkan. Pada awal abad ke-19, psikologi mengalami kemajuan yang cukup pesat, Gustaf Tehodore Fechner (1801-1650) dan Ernest Heinrich Weber (1795-1878) menemukan suatu hukum penginderaan melalui eksperimen yang dipublikasikan pada tahun 1860 dalam buku Element of Pschology.
Puncaknya adalah ketika Wilhem Wundt (1832-1920) pada tahun 1879 mendirikan laboratorium psikologi pertama di University of Leipzig, Jerman, dan peristiwa ini menandai psikologi sebagai ilmu mandiri. Tahun 1883 berdiri laboratorium serupa di Universitas John Hopkins. Tahun 1890 terbit buku The Principles of Psychologi karangan William James (1842-1910) yang setahun kemudian menjadi profesor psikologi dan sejak itu hampir semua universitas di Amerika memiliki fakultas yang mandiri.
Di Indonesia perkembangan psikologi dimulai pada tahun 1953 yang dipelopori oleh Slamet Iman Santoso dengan mendirikan lembaga pendidikan psikologi pertama yang mandiri, pada tahun 1960 lembaga tersebut sejajar dengan fakultas-fakultas lain di Universitas Indonesia, yang kemudian dikembangkan di universitas lainnya.
Belakangan ini kemajuan psikologi semakin pesat, ini terbukti dengan bermunculannya tokoh-tokoh baru, misalnya B.F. Skinner (pendekatan behavioristik), A. Maslow (teori aktualisasi diri) Roger Wolcott (teori belahan otak), Albert Bandura (teori pembelajaran sosial), Daniel Goleman (teori kecerdasan emosi), Howard Gardner (teori Multiple Intelligences), dan sebagainya.

1.2 Definisi Psikologi
Psikologi berasal dari bahasa Yunani Kuno: psyche = jiwa dan logos = kata.
Psikologi meliputi :
PROSES
Mencakup segala bentuk aktivitas yang akan memudahkan dalam kehidupan bermasyarakat
HASIL
Mencakup segala perubahan yang terjadi sebagai konsekuensi atau akibat dari partisipasi individu dalam kegiatan belajar
Psikologi dalam arti bebas adalah ilmu yang mempelajari tentang jiwa/mental. Psikologi tidak mempelajari jiwa/mental itu secara langsung karena sifatnya yang abstrak, tetapi psikologi membatasi pada manifestasi dan ekspresi dari jiwa/mental tersebut yakni berupa tingkah laku dan proses atau kegiatannya, sehingga Psikologi dapat didefinisikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku dan proses mental. (Wikipedia Indonesia)
Psikologi juga dapat didefinisikan sebagai : “the scientific study of the way the human mind works and how it influences behaviour, or the influence of a particular person’s character on their behaviour”. (Cambridge International Dictionary of English, p.383)
Dan juga merupakan : “1. Kajian tentang proses mental dan pemikiran, terutamanya berhubung dengan perlakuan manusia dan haiwan”; “2. Pola pemikiran dan perlakuan seseorang atau sesuatu kumpulan tertentu”; “3. Kebijaksanaan memahami sifat manusia”. (Kamus Dewan, edisi Ketiga. 1060)

REFERENSI
google.co.id/psikologi-psikologi pendidikan
id.wikipedia.org/psikologi-psikologi pendidikan
Yahoo! Answers/apa definisi psikologi
praesti.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/1999/PSI.PENDIDIKAN.ppt
andragogi.com
wordpress.com (Akhmad Sudrajat)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s